Sempat beberapa
rencana jalan-jalan bareng temen tertunda, akhirnya yang ini terwujud,
alhamdulillah. Yuhuuu…ngikutin jejak Jalan-jalan Men, aku dan Dian jalan-jalan
ke Malang dan Kota Batu!!! *so excited* Ya walaupun ada sedikit perubahan
rencana, awalnya kita akan traveling Malang-Batu-Surabaya-Madura, ya cuma kita
berdua, dua gadis yang ingin hengkang sejenak dari rutinitasnya hihi.
Perjalanan kita
mulai! Berangkat dari kota berbeda, aku dari Solo dan Dian dari Jogja menggunakan
kereta Malioboro Express pukul 23.10 (dari Solo). Kereta ini ada dua gerbong,
eksekutif (100rb) dan ekonomi (80rb). So far aku suka sama kereta ini, meskipun
ekonomi tapi gerbongnya nyaman, berbeda dengan kereta ekonomi lainnya, kursinya
2-2 dan nyaman. Dalam perjalanan berisi anak-anak muda sejenis kami yang ingin
traveling, keliatan dari bawaannya, carrier dan juga style mereka yang
traveling banget, bau-baunya mereka mau ke bromo.
Baru setengah jam
perjalanan kira-kira pukul 23.30 salah seorang penumpang bilang “GUNUNG KELUD
MELETUS!!!” Oh my god!!! Sontak aku dan Dian panik karna kereta kita sedang
dalam perjalanan menuju ke arah Gunung Kelud yaitu wilayah Kediri. Hampir semua
orang dalam gerbong pun diam dalam kecemasan. Aku dan Dian langsung mencari
informasi lewat internet, teman kami Keke dan Momon yang berada di Jogja aktif
mengabarkan kondisi Kelud yang mereka ketahui kepada kami. Dan pertanyaan besar
adalah apakah Malang kena hujan abu?? Apakah kita batal jalan-jalan?? Apakah
kita harus pulang sebelum jalan-jalan??
Sekitar pukul 02.00.
Entah daerah mana itu (tak sempat merefresh Location di hape), terlihat
beberapa atap rumah di pinggiran rel tertutup abu, beberapa orang berada di
luar rumah mengenakan masker, penutup hidung, payung, dll. Oh man, meskipun itu
malam, dari dalam kereta aku dapat melihat genteng mereka putih, jalanan putih,
orang-orang berada di luar rumah. Syok,….jelas! Yang bisa dilakukan adalah
berdoa semoga semua baik-baik saja. Dan alhamdulillah mendapat kabar dari Nina
temanku yang berada di Malang, bahwa Malang baik-baik saja tak terkena hujan
abu karna ternyata angin mengarah ke barat.
Sekitar pukul 05.30
sampailah kita di Malang. Jendela kereta kotor oleh abu tapi syukur alhamdulillah Malang cerah dan bersih. Allah menyelamatkanku dengan mengungsikanku ke satu kota indah ini. :)
Perjalanan di
lanjutkan dengan naik angkot AL menuju ke perempatan ITN (kos Nina, tempat kami
menginap). Bertemu Nina lalu lanjut sarapan Pecel. Perjalanan selesai saatnya
istirahat sebentar,mandi lalu siap-siap to next destination! *bersambung
![]() |
| Gak asik kalo gak foto dari sebrang stasiun! *Ignore muka bantalku :P |
Travel tips and info:
Kalo pengen pesan
tiket online bisa dilakukan di Tiket.com (ada charge tambahan pastinya),perhatikan
tata cara pembayaran dengan detail
Malioboro Express hanya
ada 1 jadwal dari Jogja dan Malang. Jogja 22.10 dan Malang 08.00
Harga Malioboro
Express Ekse 100rb dan Eko 80rb, lama perjalanan kurang lebih 6 setengah jam
Kalau ingin ke
daerah perempatan ITN, dari pintu keluar stasiun Malang nyebrang dulu lalu naik
angkot AL yang ada di sisi kiri jalan
Tarif angkot
stasiun-perempatan ITN (dekat dengan Univ.Brawijaya) 4rb


No comments:
Post a Comment